Saat mencari gudang, kebanyakan orang fokus pada luas bangunan dan harga sewa. Padahal untuk bisnis yang mengandalkan armada dan penumpukan barang, kebutuhan ruang di luar bangunan sering jadi faktor yang menentukan kelancaran operasional.
Poolyard Bukan Sekadar Tempat Parkir
Poolyard perlu ruang manuver yang cukup untuk truk besar keluar masuk, bukan hanya area parkir statis. Lahan yang sempit membuat proses bongkar muat jadi lebih lama dari seharusnya.
Stockyard Membutuhkan Perhitungan Berbeda dari Gudang Tertutup
Penumpukan barang di lahan terbuka punya kebutuhan drainase dan permukaan yang berbeda dari gudang tertutup. Lahan yang tergenang saat hujan bisa merusak barang atau menghambat aktivitas.
Estimasi Kebutuhan Lahan Sering Terlalu Kecil
Banyak pelaku usaha menghitung kebutuhan lahan berdasarkan kondisi operasional hari ini, tanpa ruang untuk pertumbuhan armada atau volume barang dua sampai tiga tahun ke depan.
Akses Jalan untuk Kendaraan Besar
Lahan yang luas tidak banyak membantu kalau jalan masuknya sempit atau sering macet. Periksa langsung apakah jalan kawasan bisa dilalui truk besar tanpa hambatan di jam sibuk.
Pisahkan Kebutuhan Bangunan dari Kebutuhan Lahan Terbuka
Sebelum survei, buat daftar terpisah antara luas bangunan yang dibutuhkan dan luas lahan terbuka untuk poolyard atau stockyard, supaya penilaian terhadap sebuah kavling jadi lebih akurat.
Ruang di luar bangunan sering luput dari rencana awal, padahal justru itu yang menentukan seberapa lancar operasional logistik berjalan setiap hari. Meluangkan waktu memetakan kebutuhan ini sejak awal akan menghindarkan Anda dari kavling yang secara luas terlihat cukup, tapi ternyata tidak sesuai kebutuhan sebenarnya.